TANGERANG — Momen bersejarah terjadi di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Pada Kamis (30/7/2026), OMODA & JAECOO resmi memperkenalkan Super Intelligent Valet Parking (SIVP) melalui JAECOO J7 SHS-P SIVP. Yang membuatnya istimewa, Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang mendapatkan teknologi ini, mendahului pasar lain seperti Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Qatar, dan Thailand yang baru akan menyusul setelahnya.
JAECOO J7 SHS-P SIVP Bisa Parkir dan Menjemput Sendiri
Mengusung konsep “Come to You, Park for You,” SIVP dirancang untuk menjawab salah satu keluhan klasik pengendara di kota besar: repotnya mencari dan berjalan kaki menuju tempat parkir. Teknologi ini memiliki dua fungsi utama.
Pertama, Smart Parking — begitu pengemudi turun di area parkir yang dituju, mobil akan mencari sendiri slot yang kosong dan memarkirkan dirinya secara otomatis. Kedua, Smart Summon — setelah urusan selesai, pengemudi tinggal memanggil mobilnya lewat aplikasi di smartphone, dan J7 SHS-P akan berjalan sendiri menuju titik jemput yang telah ditentukan, tanpa pengemudi perlu berjalan kembali ke lokasi parkir.

Ditopang 27 Sensor untuk Deteksi 360 Derajat
Kemampuan parkir mandiri ini bukan perkara sederhana. JAECOO membekali J7 SHS-P SIVP dengan 27 sensor presisi tinggi, terdiri dari 3 radar gelombang milimeter, 11 kamera yang mencakup sudut depan, sekeliling, panorama, dan belakang, 12 radar ultrasonik, serta 1 LiDAR DToF jangkauan jauh. Kombinasi sensor-sensor ini membentuk jaringan persepsi 360 derajat tanpa titik buta, yang datanya lalu diproses oleh Intelligent Driving Domain Controller untuk membaca lingkungan sekitar secara akurat sebelum melakukan manuver parkir.
Relevan untuk Keseharian di Kota Besar Indonesia
Skenario penggunaannya cukup membumi: bayangkan mengunjungi mal di akhir pekan. Alih-alih berputar-putar mencari slot kosong di tengah padatnya lalu lintas, pengemudi J7 SHS-P SIVP cukup turun di area yang ditentukan dan membiarkan mobil mencari serta memarkirkan dirinya sendiri. Saat hendak pulang, satu ketukan di aplikasi sudah cukup untuk memanggil mobil datang ke titik jemput.
Business Unit Director OMODA & JAECOO Indonesia, Jim Ma, menyebut bahwa pengembangan SIVP berangkat dari perubahan kebutuhan konsumen di tengah kompleksnya mobilitas perkotaan. “Inovasi harus selalu berangkat dari kebutuhan nyata konsumen,” ujarnya.
“Kami melihat perubahan kebutuhan konsumen seiring berkembangnya mobilitas perkotaan. Pengguna kini tidak hanya menginginkan kendaraan dengan teknologi canggih, tetapi juga teknologi yang mampu membantu menyelesaikan tantangan yang mereka hadapi setiap hari. Bagi kami, inovasi harus selalu berangkat dari kebutuhan nyata konsumen,” ujar Jim Ma.

Rencana Peluncuran
Implementasi SIVP akan dilakukan bertahap. Tahap pertama dimulai Oktober 2026 di 40 lokasi, sebelum diperluas ke lebih dari 60 lokasi pada akhir 2026 — mencakup pusat perbelanjaan, area publik, hingga gedung perkantoran di berbagai wilayah Indonesia. Jim Ma menambahkan, cakupan lokasi yang mendukung SIVP akan terus bertambah secara berkelanjutan, dan setiap pembaruannya akan dikirim langsung ke unit konsumen melalui over-the-air (OTA) update tanpa perlu ke bengkel.
Bertepatan dengan peluncuran di GIIAS 2026, JAECOO J7 SHS-P SIVP resmi membuka pemesanan awal (pre-order) secara online melalui situs resmi JAECOO Indonesia.
Peluncuran perdana teknologi ini di Indonesia sekaligus menegaskan posisi negara ini sebagai pasar strategis bagi OMODA & JAECOO, yang secara global telah hadir di 77 negara dan mencatatkan penjualan satu juta unit hanya dalam tiga tahun sejak merek ini berdiri — salah satu rekor pertumbuhan tercepat di industri otomotif dunia. (RR)
Baca juga:
Omoda O4 EV ‘Mobil AI Pertama’ Debut Global di GIIAS 2026
Chery J6T CSH Rilis di GIIAS 2026, Daya Jelajah Hingga 1.000 Km






