JAKARTA – Di tengah riuh pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang disesaki heningnya mesin listrik dan klaim efisiensi bahan bakar, sebuah pertanyaan menyeruak: apakah ruang untuk emosi dan gairah murni berkendara mulai tergerus zaman? Jawabannya meluncur tegas lewat kejutan dari Nissan.
Mengusung tema The Art of Movement dan slogan “The Legend has Arrived”, pabrikan asal Jepang ini mengambil langkah kontrarian dengan memboyong ikon terbesarnya ke Indonesia untuk pertama kali: Nissan Fairlady Z.
Langkah berani ini sejatinya merupakan cerminan dari komitmen jangka panjang Nissan di Tanah Air. “Kehadiran Fairlady Z mencerminkan keyakinan kami terhadap masa depan Indonesia sekaligus bukti komitmen untuk terus tumbuh bersama pelanggan,” ujar Masao Tsutsumi, President of Nissan ASEAN and Thailand.
Presiden Direktur PT Nissan Motor Distributor Indonesia, Evensius Go, menambahkan bahwa di balik dorongan menuju teknologi e-POWER dan BEV, Fairlady Z hadir sebagai simbol kesenangan berkendara murni yang menjadi jiwa perjalanan merek tersebut.

Mengenal Fairlady Z berarti menyusuri jejak sejarah otomotif yang unik. Nama “Fairlady” lahir pada tahun 1961 ketika Presiden Nissan saat itu, Katsuji Kawamata, terpesona oleh drama musikal Broadway berjudul “My Fair Lady” saat berkunjung ke Amerika Serikat. Terinspirasi oleh popularitas teater tersebut, nama Fairlady disematkan pada Datsun SPL213—penerus Datsun Sports S211—sebelum akhirnya bertransformasi menjadi legenda beratap tertutup, Fairlady Z, pada tahun 1969.

Kini, setelah lebih dari 55 tahun berevolusi, generasi terbaru Nissan Fairlady Z tetap setia pada resep klasiknya yang dikemas dengan rekayasa modern. Siluet kap mesin panjang dan buritan ringkas kini membungkus mesin mahakarya V6 3.0-liter twin-turbo yang sanggup memuntahkan tenaga 400 PS dan torsi puncak 475 Nm. Disalurkan melalui sistem penggerak roda belakang (RWD) dengan Mechanical Limited Slip Differential (LSD), pengemudi disajikan opsi transmisi manual 6-percepatan yang murni atau otomatis 9-percepatan yang responsif. Di dalam kabin, nuansa balap terpancar dari Triple Pod Cluster ikonik, roda kemudi berdesain ala Nissan GT-R, panel instrumen digital 12,3 inci, hingga sistem audio BOSE®.
Saat industri otomotif berbondong-bondong mengejar masa depan yang serba hening dan terukur, kehadiran Nissan Fairlady Z di GIIAS 2026 menjadi oasis bagi para pencinta kecepatan. Apakah kehadiran sang legenda ini sekadar nostalgia indah penutup era mesin pembakaran internal, atau bukti bahwa raungan mesin V6 twin-turbo tak akan pernah bisa digantikan oleh kabel dan baterai? (STADI)
Baca juga:
Audi Q5 SUV Resmi Meluncur di GIIAS 2026, Lengkapi Opsi dari Seri Q
Honda Super-ONE Sudah Bisa Dipesan Seharga Rp438 Juta, Cuma 100 Unit!






