TANGERANG – Schaeffler mulai memperluas bisnis aftermarket-nya ke pasar kendaraan roda dua Indonesia. Langkah ini ditandai dengan keikutsertaan perdana perusahaan melalui PT Schaeffler Solutions Indonesia di Automechanika Jakarta 2026, sekaligus memperkenalkan portofolio komponen sepeda motor untuk pasar Tanah Air.
Schaeffler merupakan perusahaan teknologi asal Jerman yang selama ini dikenal di industri otomotif melalui teknologi bearing, powertrain dan drivetrain, serta bisnis aftermarket dengan merek seperti INA, FAG dan LuK.
Melalui divisi Vehicle Lifetime Solutions, Schaeffler kini mulai membawa pengalaman tersebut ke segmen roda dua Indonesia. Perusahaan melihat pasar sepeda motor Tanah Air sebagai salah satu pasar penting untuk pertumbuhan bisnis aftermarket di kawasan Asia Tenggara.
“Indonesia merupakan salah satu pasar kendaraan roda dua terbesar dan paling dinamis di dunia, menjadikannya fokus utama dalam strategi pertumbuhan aftermarket Schaeffler di Asia Tenggara,” ujar Craig Edwards, President Director PT Schaeffler Solutions Indonesia.
Mulai Perkenalkan Komponen Motor
Dalam debutnya di Automechanika Jakarta 2026, Schaeffler menampilkan sejumlah produk yang ditujukan untuk kebutuhan aftermarket sepeda motor.

Dari lini produk yang dipamerkan, terdapat CVT Belt yang menyasar kendaraan roda dua dengan transmisi CVT. Selain itu, Schaeffler juga memperkenalkan ball bearing, brake pad atau kampas rem, serta baterai untuk kebutuhan sepeda motor.
Beragam komponen tersebut memperlihatkan bahwa ekspansi Schaeffler ke roda dua tidak hanya berfokus pada satu jenis komponen, tetapi mencakup beberapa kebutuhan perawatan kendaraan.
Produk-produk tersebut ditawarkan dengan pendekatan berbasis Original Equipment (OE), sejalan dengan posisi Schaeffler yang memiliki pengalaman sebagai pemasok teknologi dan komponen untuk industri otomotif.
Kehadiran portofolio tersebut juga memperluas cakupan bisnis aftermarket Schaeffler di Indonesia yang sebelumnya lebih banyak dikenal melalui solusi untuk kendaraan penumpang, kendaraan komersial, serta aplikasi industri.
Automechanika Jakarta Jadi Momentum Cari Partner
Partisipasi di Automechanika Jakarta 2026 tidak hanya menjadi ajang untuk memperkenalkan portofolio roda dua Schaeffler kepada pasar Indonesia.
Perusahaan juga memanfaatkan pameran ini untuk membangun hubungan dengan distributor, bengkel, dan calon partner pemasaran guna memperluas akses produk aftermarket roda duanya di Tanah Air.
Menurut Chatchawan Somjeen, Vice President Vehicle Lifetime Solutions Japan & Southeast Asia, Indonesia memiliki potensi pertumbuhan yang kuat dengan industri aftermarket yang dinamis.
“Lebih dari sekadar produk, kami berfokus membantu para mitra meningkatkan kapabilitas mereka melalui keahlian teknis, pelatihan, dan kolaborasi jangka panjang,” kata Chatchawan.
Artinya, strategi Schaeffler tidak berhenti pada masuknya produk ke pasar. Perusahaan juga ingin membangun ekosistem aftermarket bersama para pemain lokal, termasuk melalui dukungan keahlian teknis dan program pelatihan.
Debut di Automechanika Jakarta 2026
Automechanika Jakarta 2026 menjadi partisipasi pertama Schaeffler di pameran aftermarket tersebut. Ajang perdana ini berlangsung pada 24–27 September 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2.
Mengusung tema “Sustaining Motion. Pioneering Future.”, Schaeffler membawa konsep dukungan terhadap seluruh siklus hidup kendaraan, mulai dari kendaraan penumpang bermesin pembakaran internal (ICE), kendaraan komersial, traktor, hingga kendaraan roda dua.
Dengan diperkenalkannya CVT Belt, ball bearing, brake pad dan baterai, Schaeffler mulai menunjukkan arah ekspansinya di pasar roda dua Indonesia. Kehadiran di Automechanika Jakarta sekaligus menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan produk tersebut sekaligus menjajaki jaringan partner yang dapat mendukung pemasarannya di pasar lokal. (RR)
Baca juga: