TOKYO — Mitsubishi Motors resmi memperkenalkan All-New Pajero pada 2 September 2026. Setelah lebih dari satu dekade vakum, nama Pajero kembali hadir sebagai SUV flagship Mitsubishi dengan mempertahankan karakter 4WD tangguh, namun kini dibekali teknologi dan kenyamanan yang jauh lebih modern.
Pajero terbaru akan diproduksi di Thailand dan pertama kali dipasarkan di negara tersebut. Jepang dan Australia akan menyusul kemudian.
Mulai tahun fiskal 2027, Mitsubishi berencana memperluas penjualan Pajero ke sekitar 100 negara, termasuk kawasan ASEAN.

Pajero tetap mengusung DNA SUV 4WD
Mitsubishi tidak mengubah Pajero menjadi crossover. Generasi terbaru tetap menggunakan ladder frame dan sistem penggerak Super Select 4WD-II, menegaskan kembali identitasnya sebagai SUV yang dirancang untuk menghadapi medan berat.
Sistem 4WD tersebut menyediakan pilihan 2H, 4H, 4HLc, dan 4LLc. Kemampuan off-road diperkuat tujuh mode berkendara, yakni Normal, Eco, Gravel, Snow, Mud, Sand, dan Rock.
Sistem tersebut juga dipadukan dengan Super-All Wheel Control (S-AWC) untuk membantu menjaga traksi dan stabilitas kendaraan di berbagai kondisi permukaan jalan.
Dari dimensinya, Pajero terbaru memiliki panjang 4.920 mm, lebar 1.925 mm, tinggi 1.910 mm, serta wheelbase 2.870 mm. Ground clearance mencapai 230 mm.
Diesel 2.4L dengan torsi 480 Nm
Di tengah tren elektrifikasi SUV, Mitsubishi masih memilih mesin diesel untuk Pajero generasi terbaru.
Mesin yang digunakan berkapasitas 2,4 liter dengan variable geometry turbocharger (VGT) dan menghasilkan torsi maksimum 480 Nm. Tenaga disalurkan melalui transmisi otomatis 8-percepatan dengan mode Sport.
Mitsubishi menyebut kombinasi tersebut dirancang untuk memberikan respons kuat pada putaran rendah sekaligus tetap nyaman digunakan di jalan raya.
Untuk kemampuan melibas medan berat, Pajero menggunakan suspensi double-wishbone di depan dan five-link rigid axle di belakang.
Desain baru, tetap mudah dikenali sebagai Pajero
Secara tampilan, Mitsubishi memberikan desain yang jauh lebih modern tanpa menghilangkan identitas Pajero.
Bodinya dibuat tegak dengan fender berotot dan garis horizontal yang tegas. Bagian depan mendapat grille besar dengan pilihan desain horizontal-bar atau honeycomb, serta lampu utama berbentuk T.
Sejumlah detail juga mengambil inspirasi dari sejarah Pajero, termasuk desain pilar C yang terinspirasi roll bar Pajero generasi pertama dan motif heksagonal di belakang yang mengingatkan pada desain ban cadangan generasi terdahulu.
Mitsubishi ingin Pajero terbaru tetap terlihat sebagai Pajero, bukan sekadar SUV baru dengan nama lama.
Kabin tujuh penumpang dan lebih premium
Pajero terbaru menawarkan konfigurasi tiga baris dengan kapasitas tujuh penumpang.
Interiornya mendapat peningkatan besar dengan material yang lebih premium dan dashboard horizontal. Pada varian tertentu, tersedia layar monolithic hingga 14,3 inci yang menggabungkan sistem informasi dan hiburan.
Mitsubishi juga menghadirkan Multi Meter, interpretasi digital dari tiga meter ikonik Pajero. Informasi seperti ketinggian, arah kompas, temperatur, serta sudut pitch dan roll kendaraan dapat ditampilkan.
Salah satu fitur menarik lainnya adalah 3D Multi Around Monitor. Sistem kamera ini bahkan memiliki tampilan front under-floor view yang memungkinkan pengemudi melihat permukaan jalan di area yang terhalang bodi kendaraan.
Fitur tersebut dirancang terutama untuk membantu pengemudi ketika menghadapi medan off-road seperti tanjakan atau permukaan berbatu.
Dilengkapi teknologi keselamatan modern
Sebagai SUV flagship, Pajero terbaru juga dibekali berbagai fitur bantuan pengemudi, termasuk Forward Collision Mitigation, Predictive Forward Collision Warning, Emergency Lane Assist, dan Front Cross Traffic Alert.
Untuk perjalanan di jalan tol tersedia MI-PILOT, yang menggabungkan Adaptive Cruise Control dengan Lane Keep Assist.
Perlindungan penumpang diperkuat dengan delapan airbag, termasuk SRS center airbag.
Untuk sistem hiburan, Mitsubishi menggandeng Yamaha menghadirkan Dynamic Sound Yamaha Ultimate dengan 12 speaker.
“Sebagai model flagship kami, Pajero tidak hanya akan memimpin jajaran Pajero di masa depan, tetapi juga seluruh lini Mitsubishi Motors,” ungkap Keisuke Kishiura, President & Chief Operating Officer Mitsubishi Motors dalam keterangan resmi.
Apakah Pajero akan Masuk Indonesia?
Belum ada informasi terkait hal ini. Meskipun sudah disebut, model global dan akan beredar di ASEAN. Di Indonesia, juga ada Pajero Sport yang menawarkan SUV 7-seater dengan sasis ladder frame dan berkemampuan 4×4. Walaupun secara segmentasi berbeda. Sebagai flagship, All New Pajero akan berada di atas Pajero Sport. Kita nantikan saja kabar dari All New Pajero ini. (RR)
Baca juga: