Home Updates Kota Masa Depan Berbasis AI: Toyota Woven City Jadi Test Course Mobilitas...

Kota Masa Depan Berbasis AI: Toyota Woven City Jadi Test Course Mobilitas Global

0
11

TOKYO, 23 AprilToyota Motor Corporation melalui inisiatif Woven by Toyota (WbyT) memperkenalkan Toyota Woven City sebagai kota eksperimental untuk mengembangkan teknologi mobilitas masa depan berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Kota ini dirancang sebagai test course for mobility, mengintegrasikan manusia, kendaraan, dan infrastruktur dalam satu ekosistem cerdas.

Dalam agenda Kakezan yang berlangsung di Susono, Jepang, para distributor Toyota dari seluruh dunia diajak melihat langsung bagaimana konsep kota ini menjadi laboratorium hidup bagi inovasi mobilitas.

Woven City: Laboratorium Hidup Teknologi Mobilitas

Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor, Takuya Yokohama, menjelaskan bahwa Woven City menjadi rumah bagi peneliti dan penghuni yang mengembangkan teknologi seperti kendaraan otonom, personal mobility, hingga sistem lalu lintas pintar.

Kota ini dibangun dengan empat pilar utama:

  • People (Manusia)
  • Goods (Barang)
  • Information (Informasi)
  • Energy (Energi)

Melalui integrasi ini, Toyota dapat menguji inovasi secara langsung dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar simulasi laboratorium.

Transformasi Toyota Menuju Mobility Company

Sejak 2018, Toyota Indonesia bertransformasi dari produsen kendaraan menjadi perusahaan mobilitas. Strategi ini diwujudkan lewat pendekatan Total Mobility Solution, yang menghadirkan solusi mobilitas yang aman, nyaman, dan terintegrasi.

Salah satu implementasinya adalah inisiatif Hybrid EV untuk Semua, dengan model seperti:

  • Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid EV
  • Toyota Yaris Cross Hybrid EV
  • Toyota Veloz Hybrid EV

Selain itu, aplikasi mToyota memperkuat konektivitas pelanggan di era Internet of Things (IoT), sementara Toyota Safety Sense (TSS) meningkatkan keselamatan berkendara dengan sensor dan radar pintar.

Woven City dan Peran AI dalam Mobilitas Masa Depan

Konsep Woven City pertama kali diperkenalkan pada Consumer Electronics Show 2020. Tahap awal pembangunan mencakup area 50.000 m² dan akan berkembang hingga 708.000 m², dengan target populasi mencapai 2.000 orang.

Penghuni terdiri dari:

  • Inventor: inovator teknologi
  • Weaver: masyarakat umum yang berkontribusi dengan perspektif baru

Kota ini menggunakan energi hidrogen melalui teknologi fuel cell seperti pada Toyota Mirai, menjadikannya ramah lingkungan.

Filosofi Kakezan: Kolaborasi untuk Inovasi

“Kakezan” berarti perkalian, mencerminkan visi Toyota untuk melipatgandakan inovasi melalui kolaborasi. Woven City memungkinkan pengujian produk langsung oleh pengguna, sehingga inovasi berkembang lebih cepat dan relevan.

AI Vision Engine dan Sistem ANZEN

Teknologi utama yang diuji di Woven City meliputi:

  • AI Vision Engine: sistem AI yang memahami kondisi kota secara real-time melalui data visual dan perilaku
  • Integrated ANZEN System: sistem keselamatan terintegrasi berbasis AI
  • Behavior AI: memprediksi perilaku manusia
  • Drive Sync Assist: membantu pengemudi sesuai kondisi jalan

Dengan analisis data dari kamera dan sensor, sistem ini mampu mengantisipasi risiko dan memberikan peringatan kepada pengguna jalan.

Vice President Director TAM, Jap Ernando Demily, menegaskan bahwa AI akan menjadi kunci utama mobilitas masa depan.

Menuju “Mobility for All

Melalui Woven City, Toyota menunjukkan komitmennya dalam menciptakan ekosistem mobilitas yang:

  • Lebih aman
  • Lebih inklusif
  • Lebih nyaman
  • Berkelanjutan

Semua inovasi ini menjadi bagian dari visi global Toyota, yaitu Mobility for All, menghadirkan solusi mobilitas yang dapat diakses oleh semua kalangan di masa depan.