Astemo Perkenalkan Showa EVO/PD, Shock Aftermarket Honda Akan Dirakit Lokal

Share This Post

TANGERANG – Astemo memperkenalkan Showa EVO/PD, peredam kejut belakang aftermarket terbaru untuk sepeda motor Honda, dalam ajang Automechanika Jakarta 2026 di NICE PIK2, Tangerang, Jumat (25/9/2026).

Produk tersebut menjadi world premiere Showa EVO/PD, sekaligus menandai langkah awal produk ini menuju pasar global. Rakesh Gandhi, Asia Aftermarket Business Unit Head Astemo Asia, mengatakan Indonesia menjadi negara pertama tempat EVO/PD diperkenalkan kepada publik.

“Ini produk world premiere yang diperkenalkan pertama di Indonesia,” ujar Rakesh Gandhi saat peluncuran.

Berbeda dari sekadar shock absorber aftermarket konvensional, EVO/PD membawa teknologi Position Dependence (PD) yang membuat karakter peredaman berubah mengikuti posisi kerja suspensi.

Damping Berubah Sesuai Posisi Stroke

Astemo luncurkan Showa EVO/PD
Showa EVO/PD hadir dalam empat pilihan warna

Pada kondisi small stroke 0–45 mm, gaya damping dibuat lebih rendah sehingga suspensi terasa lebih lembut. Karakter tersebut ditujukan ketika motor digunakan sendiri atau membawa beban ringan, terutama untuk meningkatkan kenyamanan.

Saat suspensi masuk ke area large stroke 45–80 mm, gaya damping meningkat. Kondisi tersebut lebih relevan ketika motor membawa penumpang atau beban tambahan, sehingga stabilitas kendaraan tetap terjaga.

Menurut Astemo, pengembangan EVO/PD tidak hanya mempertimbangkan kondisi jalan rata. Showa juga melakukan pengembangan dan pengujian di Jepang, termasuk melakukan penyetelan oleh rider Jepang dengan mempertimbangkan karakter jalan di Asia. Penggunaannya mencakup situasi sehari-hari seperti melewati polisi tidur, jalan rusak, berboncengan, hingga membawa beban berat.

Karena mekanismenya berbasis posisi stroke, sistem ini berbeda dari suspensi yang memiliki karakter damping relatif konstan sepanjang rentang geraknya. KabarOto mengutip Product Engineer Astemo Bekasi Manufacturing, Yohanes Martono, yang menjelaskan bahwa pada suspensi OEM, karakter rebound cenderung konstan di setiap jarak stroke, sementara EVO/PD mengatur karakter damping berdasarkan posisi suspensi.

Pegas Tiga Tahap dan Bump Stopper Progresif

Selain Position Dependence, Showa EVO/PD memakai special spring design dengan tiga tingkat spring rate.

Astemo Showa EVO/PD
Teknologi Showa EVO/PD

Desain tersebut menjadi salah satu pembeda dari konstruksi OEM yang umumnya menggunakan dua tingkat. Berdasarkan materi yang dipaparkan Showa, konfigurasi tersebut diklaim mampu meningkatkan kemampuan menyerap energi hingga 23 persen dibandingkan sistem pembanding.

EVO/PD juga menggunakan progressive bump stopper berbahan urethane khusus. Fungsinya membantu menyerap energi lebih besar saat suspensi mendekati batas stroke, sekaligus membuat sensasi bottoming menjadi lebih halus. Sementara itu, low-friction piston ring digunakan untuk mengurangi gesekan dan membantu menghasilkan gerakan suspensi yang lebih halus.

Tujuh Motor Honda Jadi Aplikasi Awal

Produk anyar Showa hadir dalam empat pilihan warna, yakni biru, putih, hitam dan merah. Pada tahap awal, Showa EVO/PD disiapkan untuk tujuh aplikasi sepeda motor Honda, meliputi:

  • Honda BeAT 110 cc
  • Honda Genio 110 cc
  • Honda Vario 125, 150 dan 160 cc
  • Honda Stylo 160 cc
  • Honda Scoopy 110 cc
  • Honda PCX 150 dan 160 cc
  • Honda Supra X 125 cc

Akan Dirakit Lokal, Target Pasar 2027

Saat ini Showa EVO/PD masih ditempatkan Astemo sebagai produk aftermarket. Perusahaan belum langsung memasarkannya karena masih mencari distributor serta rekanan untuk mendukung penjualan di Indonesia. Media yang meliput peluncuran menyebut produk kemungkinan mulai tersedia pada awal 2027.

Astemo Showa EVO/PD
Shock Showa EVO/PD bakal tersedia untuk seleksi motor Honda

Berdasarkan keterangan Astemo dalam presentasi yang berlangsung di Automechanika Jakarta, EVO/PD juga disiapkan untuk dirakit secara lokal di Indonesia, melalui fasilitas PT Astemo Bekasi Manufacturing.

Fasilitas tersebut berada di Jababeka, Bekasi, dan memang bergerak di bidang manufaktur shock absorber dan steering system untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.

Dari OEM ke Aftermarket

Kehadiran EVO/PD juga menarik karena Showa sudah lama memiliki jejak di pasar OEM Indonesia. PT Showa Indonesia Manufacturing didirikan pada 1978 dan kemudian menjadi bagian dari integrasi Astemo. Astemo saat ini mencantumkan PT Astemo Bekasi Manufacturing sebagai basis manufaktur di Cikarang.

Secara global, Astemo sendiri lahir dari integrasi Hitachi Automotive Systems, Keihin, Showa, dan Nissin Kogyo pada 2021. Merek SHOWA, KEIHIN dan NISSIN tetap digunakan untuk sejumlah lini produk aftermarket Astemo. Kini, pengalaman Showa di lini OEM tersebut dibawa ke ranah aftermarket melalui EVO/PD.

Dengan debutnya di Automechanika Jakarta, EVO/PD bukan hanya menjadi produk baru Showa untuk motor Honda, tetapi juga menjadi langkah Astemo menguji respons pasar Indonesia terhadap teknologi suspensi aftermarket yang sebelumnya dikembangkan untuk kebutuhan dan standar pasar Asia. (RR)

Baca juga:

Schaeffler Mulai Penetrasi Pasar Roda Dua Indonesia, Bawa CVT Belt hingga Brake Pad